Kebun Hijau PT Lisna yang Produktif

By Dwi
In March 10, 2015
1765 Views

Kebun PT LIsna 1Saat berbicara tentang tempat kerja, kebanyakan kita selalu membayangkan lingkungan kerja yang modern dengan banyak ruang serta fasilitas modern seperti lift, pintu elektronis, serta peralatan modern lainnya. Sementara lingkungan sekitarnya mungkin berupa jalan di mana banyak kendaraan berlalu lalang. Dengan pohon dan tanaman di taman atau dalam pot.

Berbeda dengan semua bayangan tersebut, jika kita mengunjungi kantor PT LISNA ABDI PRIMA, di Kelurahan Tanah Baru, Beji, Depok. Di sana mata kita serta merta menjadi sejuk dihujani begitu banyak pemandangan hijau di sekeliling kantor. Di bagian halaman muka kantor terdapat sebidang tanah yang cukup luas. Yang menarik adalah apa yang di tanam di atas lahan tersebut.

Sejumlah tanaman sayur seperti pohon cabai, terong, kacang panjang mengisi sebagian bidang lahan. Sementara pohon sayur lainnya seperti selada putih dan merah serta cai sim di tanam dalam pipa-pipa pralon berdiameter lebar. Teknik ini merupakan teknik bertanam di lahan terbatas. Sementara sayur cai sim atau sawi hijau ditanam berjejer pada sebuah pipa kotak yang menyerupai talang genahan air hujan. Semua tanaman kelihatan segar dan tumbuh sehat.

Kebun PT LIsna 3Selain itu kebun PT Lisna Abdi Prima ini juga memiliki sejumlah pohon buah yang cukup besar seperti rambutan, durian, pisang, serta pohon jengkol yang sudah cukup tua. Semua tanaman sayuran yang dihasilkan kebun ini ternyata sudah ada konsumennya yang umumnya berasal dari kalangan ibu rumah tangga di sekitar lokasi kantor. Menurut keterangan Bapak Drs Muslim Sjafei selaku Direktur PT. Lisna Abdi Prima, kebun yang sengaja dibuat ini nantinya akan menjadi kebun percontohan bagi salah satu pelatihan yang akan diselenggarakan oleh PT Lisna di waktu mendatang. Pelatihannya bisa berupa pelatihan pembibitan, kebun buah dan sayur, bahkan juga beternak ikan karena di sana juga ada kolam ikan lele dan ikan gurame yang ukurannya tidak terlalu luas namun tetap berfungsi dengan baik.

Semoga rencana ini akan menjadi kenyataan mengingat kesadaran untuk berkebun meski di lahan terbatas harus tetap dipupuk dan dibudayakan. Sementara ketrampilan bercocok tanam juga bisa dijadikan modal bagi mereka yang ingin memiliki usaha yang berkaitan dengan cocok tanam-tanaman produktif.

Leave A Comment